akhirnya milan Menang (4-1 v lazio)

Melawan lazio yang sedang on fire, Milan membuktikan tradisi lamanya : bermain bagus ketika melawan klub bagus..
Milan Lazio 4-1
pencetak gol : Seedorf (8′), Zarate (26′), Zambrotta (35′), Pat0 (49)’ , Kaká( 60′)

Dan sepertinya Ancelotti sudah berusaha merubah strateginya tidak lagi dengan kaku menerapkan pola 4-3-2-1, namun mulai memainkan 2 striker didepan. Dan kekhawatiran ku kalau Ancelotti menyimpan Favalli pada pertandingan melawan Zurich kemarin untuk pertandingan ini tidak terbukti, Ance mempercayakan posisi Back kiri pada Jankulovsky, dan dibayar oleh Jankulovsky dengan memberi assist untuk gol ke tiga Milan. I love it.

milan lazio

Formasi Awal
MILAN: Abbiati; Zambrotta, Maldini, Kaladze, Jankulovski; Gattuso, Ambrosini, Seedorf; Kakà; Pato, Borriello.
LAZIO: Carrizo; Lichtsteiner, Siviglia, Rozenhal, Kolarov; Brocchi, Ledesma, Matuzalem; Mauri; Zarate, Pandev.

Dari goal.com , berikut rapor tim AC Milan vs Lazio (2008/2009) :

AC Milan
Christian Abbiati – 6,5: Tak mampu mencegah gol Mauro Zarate, tapi tetap tampil baik sepanjang pertandingan, salah satunya dengan menghalau tendangan Goran Pandev.

Gianluca Zambrotta – 7,5: Mungkin bersalah karena mengakibatkan gol Zarate, tapi itu bisa dilupakan berkat gol luar biasanya dari jarak jauh.

Kakha Kaladze, 5,5: Dapat disalahkan karena gol Zarate, dan tampil nyaris tanpa konsentrasi. Paolo Maldini beberapa kali mampu menutupi kesalahannya.

Paolo Maldini, 7: Partai baik untuk pria 40 tahun ini, pengalamannya sangat membantu dalam pertandingan. Luar biasa pada babak kedua saat mengawal satu lawan satu dengan Zarate.

Marek Jankulovski, 6,5: Mantap di bek kiri, memberikan umpan silang yang empuk, termasuk satu yang menjadi gol Pato.

Gennaro Gattuso, 6,5: Siap tampil pada pertandingan ini, semangat dan hatinya membantu Milan meraih kemenangan.

Clarence Seedorf, 7: Penyelesaian yang fantastis saat mencetak gol pembuka, Seedorf tampil kreatif malam ini, mengarahkan permainan dari lini tengah.

Massimo Ambrosini, 7: Tampil dominan di lini tengah mengalahkan eks rekan setimnya Cristian Brocchi di pihak lawan, semangatnya tak pernah berhenti sejak awal hingga akhir pertandingan.

Kaka, 9: Sangat inspirasional. Satu peluang solo run yang membuat Carrizo berjibaku dan gol keempat Milan yang luar biasa. Brilian!

Alexandre Pato, 7,5: Menciptakan beberapa peluang di lini depan, berkat kemampuannya melewati bek, menembus dan mengacaukan pertahanan lawan.

Marco Borriello, 7: Tampil baik. Dapat menjaga bola, sepemahaman dengan Pato, dan penampilannya bisa membuat dirinya dipercaya.

Pengganti
Mathieu Flamini, 6
Ronaldinho, 6
Emerson, 6

Lazio

Juan Carrizo, 7,5: Dapat dipertanyakan saat kebobolan gol Zambrotta, tapi meski kebobolan empat gol, mampu mencegah gawangnya kebobolan lebih banyak lagi.

Stephan Lichtsteiner, 5: Tampil baik di awal karirnya bersama Lazio, tapi malam ini bermain tak terlalu bagus.

Sebastian Siviglia, 5: Pemain veteran 35 tahun yang bermain lambat hari ini, selalu kesulitan menghadang kecepatan Pato dan Borriello.

David Rozehnal, 5: Bek Republik Ceko ini seperti tertidur saat Pato menciptakan gol, sering kehilangan posisi di lini pertahanan timnya.

Aleksandar Kolarov, 6: Terbaik di lini pertahanan Lazio. Tampil baik mengawal gawangnya dan mengancam lawan lewat tendangan bebas.

Cristian Brocchi, 5,5: Mengaku memiliki kenangan manis bersama Milan sebelum pertandingan, dia gagal mengimbangi lini tengah Milan yang dikomandani Ambrosini dan Gattuso.

Matuzalem, 6: Memamerkan sentuhan yang baik, tapi pemain Brasil ini tak pernah tampil cemerlang sepanjang pertandingan.

Cristian Ledesma, 6,5: Pemain paling menonjol Lazio pada pertandingan. Beberapa umpannya menyulitkan lawan.

Stefano Mauri, 6: Punya beberapa peluang, termasuk dua kemungkinan penalti, tapi mulai kehilangan sentuhan menjelang pertandingan berakhir hingga akhirnya digantikan.

Goran Pandev, 7,5: Luar biasa di lini depan Lazio. Selalu berbahaya, membuka peluang Zarate untuk mencetak gol, dan berpeluang menciptakan gol untuk dirinya sendiri.

Mauro Zarate, 7,5: Membuktikan diri memiliki bakat fenomenal. Pemain istimewa, dengan dua kaki sama baiknya, kecepatan dan kemampuannya menyulitkan pertahanan lawan. Meski dikawal ketat Maldini pada babak kedua, masih bisa melakukan umpan satu dua dengan Pandev.

Pengganti
Pasquale Foggia, 6
Mourad Meghni, 6
Lorenzo di Silvestri, 6

dicontek dari blog tetangga

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • follow @fatah7f